lkmm tm

Malu.

Ramah tamah LKMM TM selalu bisa menjadi momen yang berkesan.

Kembali merasa muda,

Kembali mengisi semangat yang mulai pudar.

Senang rasanya bisa kembali berkumpul bersama anak-anak muda, para mahasiswa yang hingga larut malam masih bersemangat, mau merelakan waktu malam minggunya untuk membicarakan hal-hal yang mungkin bagi sebagian besar orang ga penting dan ga jelas.

Di sisi lain, ramah tamah LKMM TM juga selalu bisa menjadi tamparan.

Mengingatkan sudah sejauh mana kontribusi yang bisa saya berikan kepada masyarakat sebagai seorang alumni ITS.

Seakan-akan ia berteriak dengan lantang di telinga, “Woi, ngapain aja kamu selama ini ? Ga malu sama adek-adekmu ? Mereka sudah melakukan banyak hal untuk sekitarnya. Dan kamu ?”

Itulah mengapa setiap saya diminta maju memberikan pesan dan kesan, saya tak pernah lama menatap wajah peserta dan tamu undangan.

Karena saya malu.

Malu menatap wajah para calon pemimpin masa depan. Orang-orang pilihan.

Malu melihat binar mata dan tegas suara mereka berdiskusi dan menawarkan solusi.

Malu, jika melihat bagaimana semangat dan daya juang berkobar mereka yang seakan tak kenal lelah menciptakan perubahan.

Malu belum bisa kontribusi apa-apa buat masyarakat sebagai lulusan kampus perjuangan.

Dan  jika perubahan belum bisa dilakukan, semoga malu selalu dapat menjadi pengingat dalam setiap tindakan.

Menolak Lupa !

Akhir-akhir ini isi Facebook dan Twitter saya dipenuhi oleh status-status dengan nuansa detik-detik LPJ oleh para pengurus organisasi mahasiswa di ITS yang sesaat lagi akan segera mengakhiri masa baktinya.

Isi dari status-status ini bermacam-macam. Ada yang menggunakan kata-kata mutiara untuk mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu selama satu tahun ke belakang, ucapan semangat kepada generasi penerus yang akan melanjutkan tongkat estafet perjuangan, hingga ucapan rasa syukur telah menyelesaikan perjalanan panjang selama satu tahun.

Status-status ini seakan kembali mengingatkan saya pada suatu hal. Atau suatu kewajiban kalau boleh saya bilang. Suatu kewajiban yang telah lama terbengkalai, yang seharusnya sudah selesai sejak lebih dari setahun lalu, yang selalu ditunggak dan dibenarkan untuk tidak dikerjakan dengan berbagai alasan bermotif amanah dan prioritas.

Ya, saya lagi ngomongin AKO RPO. Salah satu Kegiatan Pasca Pelatihan LKMM Tingkat Menengah 2012.

Jadi sebagai reminder atau penjelas bagi yang belum ngeh akan korelasi keduanya, jadi bisa dibilang kebanyakan “petinggi” organisasi mahasiswa ITS pada periode 2012-2013 lalu adalah “produk” keluaran dari LKMM TM 2012. Dan kebanyakan dari “produk” LKMM TM 2012 bermasalah (baca : molor) dengan AKO RPO masing-masing. Jadi agak make sense juga kalau saya langsung ingat KPP yang satu ini saat status-status LPJ mereka bertebaran di sosial media saya.

(more…)