experd

Alignment : Seni Merapatkan Barisan

Pernahkah Anda bertanya kepada rekan satu organisasi Anda, entah itu staff, atasan, atau rekan sepantaran Anda, tentang visi misi organisasi tempat Anda bernaung ? Bagaimana jawaban mereka ? Selaras atau justru berbeda-beda ? Tulisan di bawah sedikit banyak merefleksikan betapa pentingnya memiliki kesamaan “mindset” dan “big image” bersama untuk mewujudkan tujuan organisasi.

Team Alignment

Pernahkah bertanya pada karyawan atau anggota tim Anda, apa target dan tantangan utama tim dan perusahaan? Baru-baru ini, seorang eksekutif di sebuah perusahaan, bertanya pada para manager-nya, untuk menyebutkan tantangan utama perusahaan. Ia sangat ‘suprised’ karena ternyata setiap manager mempunyai jawaban yang berbeda. Ia baru menyadari, ibaratnya, manajer-manajer ini berada dalam satu kapal tetapi mendayung dengan cara dan tujuan yang berbeda beda. Padahal, tanpa tujuan yang jelas, bagaimana mungkin para manager dan seluruh karyawan ini bisa bahu-membahu, merapatkan barisan atau memperkuat “alignment”? Fred Smith, Chairman Federal Express mengatakan: “Alignment is the essence of management.”. Tanpa koordinasi dan kerjasama, berat sekali proses untuk mencapai sasaran kita, bukan?

(more…)

Engangement.

Postingan ini sengaja dibuat karena saya rasa pas dengan apa yang sedang saya alami bagi seorang anak muda yang sedang membangun karir. Selain itu tulisan ini dirasa juga sesuai untuk para mahasiswa, baik yang sudah berada di tahun terakhir perkuliahan yang akan segera membangun karir, maupun para mahasiswa yang sedang mengemban amanah di organisasi-nya masing-masing, yang tentunya perlu tahu bagaimana cara membantu para staf dan anggotanya untuk menjadi individu yang lebih baik yang sekaligus selaras dengan perkembangan organisasi.

How to Build Job Engangement in your Workplace ?

Keluh kesah mengenai karyawan keluar masuk, karyawan yang terasa begitu tidak loyal, atau banyaknya karyawan yang tidak bersemangat di tempat kerja begitu sering kita dengar. Zaman memang jelas sudah berubah, Tidak seperti dulu, orang tidak lagi bercita-cita untuk setia sampai mati pada organisasi. Beberapa karyawan, saat digali mengapa memutuskan hengkang dari organisasi, mengatakan bahwa mereka bosan dengan pekerjaannya dan tidak tahan bekerja tanpa adanya inspirasi baru. Bagi karyawan muda yang kita sebut “Gen Y” atau “milenials”, banyak kita dengar bagaimana seolah mereka tidak berpikir panjang saat memutuskan keluar dari perusahaan karena alasan sepele seperti tidak sreg dengan pekerjaan yang tidak seperti yang ia harapkan. Kita memang tahu bahwa engangement adalah kunci untuk menghadapi situasi ini. Namun ketika kita dihadapkan pada isu tidak adanya engangement, kita juga seringkali tidak tahu harus memulainya dari mana.

(more…)