ant-man

Ant-Man : Spoiler and Easter Eggs Review (Part 2)

  1. The New Avengers Facility

Saat Scott mencoba mengambil salah satu item milik Stark Tech di salah satu gudang tua miliknya, kita mengetahui bahwa gudang tua tersebut bukan lagi sebuah gudang, namun telah berubah menjadi markas Avengers yang baru efek dari kehancuran Avengers Tower di Age of Ultron (2015). Dan ini mengantar jagoan kita bertemu dengan… (more…)

Advertisements

Ant-Man : Spoiler and Easter Eggs Review (Part 1)

Sesuai janji di artikel sebelumnya, kali ini saya akan membahas easter eggs dan poin-poin penting yang bisa kita lihat dari film Ant-Man. Masih meneruskan pakem film-film MCU, tidak hanya penuh humor, film ini juga penuh referensi ke komik, referensi ke film lainnya, dan petunjuk ke film berikutnya. Anda mungkin sudah melihat beberapa diantaranya. Nah di artikel ini saya akan coba meramu beberapa easter eggs yang saya temukan sendiri dan yang saya temukan dari hasil baca di situs-situs lain. Mengingat artikel ini cukup panjang, saya akan bagi menjadi dua. Tentu saja, akan banyak sekali spoiler yang bertebaran di artikel ini. Kalau Anda belum sempat melihat filmnya, disarankan untuk segera menghentikan membaca mulai dari poin ini.

So, you’ve been warned. SPOILER ALERT! (more…)

Ant-Man, Sensasi Berpetualang Dalam Perspektif Semut

Marvel Studios kembali menggebrak perfilman dengan film terbarunya. Setelah tahun ini menggebrak dengan megafilm box office, Avengers : Age of Ultron, semesta Marvel Cinematic Universe kembali dilanjutkan dengan film penutup phase 2 mereka, yaitu Ant-Man. Ant-Man sendiri adalah installment ke-12 MCU yang dimulai sejak tahun 2008 melalui film Iron-Man. Bercerita tentang Scott Lang, seorang mantan narapidana yang berjuang menebus dosanya di masa lalu dengan mengambil tongkat estafet superhero dengan kemampuan mengecil dan berkomunikasi dengan semut dari seorang ilmuwan bernama Hank Pym. Dibantu Hope Van Dyne, anak Pym dan 3 orang rekannya, Scott harus berusaha mencuri sebuah teknologi canggih dari tangan Darren Cross, ilmuwan gila sebelum kekacauan timbul dimana-mana.

Film ini sendiri bisa dibilang yang paling bermasalah dalam pembuatannya. FYI saja, ide pembuatan film ini sendiri sudah ada di tahun 2006 bersamaan dengan ide pembuatan film Iron-Man. Setelah proses produksinya yang terkatung-katung, masalah diperparah dengan mundurnya sutradara film ini, Edgar Wright karena perbedaan visi dengan Marvel Studios, meningkatkan skeptisisme di pandangan penonton terhadap film ini. Produksi terkatung-katung, sutradaranya cabut, tokoh utamanya manusia semut, apa yang bisa diharapkan dari film ini ? Namun sekali lagi Marvel sukses mengecoh pandangan keraguan saya dan mungkin sebagian besar masyarakat dengan hadirnya film ini.

Well, melalui film ini Marvel kembali melanjutkan pakem film-film yang mereka buat sebelumnya. Ringan, mudah dicerna, penuh humor, dan banjir easter eggs dan clue ke film film selanjutnya. Sebuah keputusan yang logis mengingat mereka punya pr besar untuk memperkenalkan karakter ini ke khalayak luas. Dan menurut saya, Marvel sangat sukses memperkenalkan karakter-karakter minor yang sebelumnya tidak terlalu dikenal (bahkan oleh pembaca komiknya sendiri) menjadi icon pop-culture yang diidolai banyak orang. (more…)