2016 Dalam Rangkuman

2016 sudah berlalu. Sekarang masuk ke tahun baru, tahun 2017. Lazimnya tahun baru bagi setiap orang, tentunya kita ingin makin banyak hal baik terjadi di tahun ini. Begitupun buat saya. Tapi sebelum ngomongin apa-apa aja yang direncanain buat tahun ini, saya mau sedikit kilas balik apa aja yang uda saya lalui di tahun ini. Saya akan awali tulisan ini dengan pandangan saya secara umum mengenai apa saja yang terjadi di tahun 2016, lalu baru saya bagi menjadi beberapa kategori yang lebih spesifik.

Secara umum, banyak yang bilang tahun 2016 adalah tahun terburuk. Banyak public figure meninggal dunia, konflik dan peperangan di Timur Tengah, ancaman terorisme meningkat di Eropa, BREXIT, Donald Trump terpilih jadi Presiden USA, sosial media yang panas dengan sindiran dan hujatan, dan Indonesia yang kembali gagal juara Piala AFF. Buat saya pribadi tahun 2016 adalah tahun yang penuh perjuangan, perjuangan merealisasikan satu hal yang sejak tahun lalu benar-benar menjadi goal utama saya. Meskipun ya bisa dibilang, tahun ini pun juga belum bisa terealisasi. Selebihnya tahun 2016 benar-benar lebih banyak menjadi sarana untuk lebih mendalami pekerjaan dan membangun jejaring (meskipun pada akhirnya harus cari kerjaan baru juga). Selain bekerja, tahun ini saya juga aktif terlibat dalam kegiatan sosial bahkan berkesempatan untuk menjajal keterampilan memimpin sebagai ketua. Selebihnya akan saya bahas di paragraf selanjutnya.

Kesehatan

Sejak saya gagal lolos seleksi kerja di salah satu perusahaan penerbangan terkemuka di akhir tahun 2015, saya makin aware dalam menjaga kesehatan diri. Rasa sakit dan pedih karena ditolak mentah-mentah saat tes kesehatan padahal sudah berjuang susah payah di tahapan sebelumnya selalu saya jadikan alasan. Selain itu saya juga tidak ingin kalau di masa tua nanti saya sakit-sakitan atau malah tidak berumur panjang karena saat muda ga bisa jaga makan. Akhirnya, di tahun ini saya mulai jaga makan, perbanyak buah dan sayuran, kurangi karbohidrat, kurangi goreng-gorengan, kurangi makanan instan, memperhatikan jam makan serta dilengkapi dengan olahraga rutin baik jogging atau latihan di dalam rumah. Alhamdulillah, berat badan sedikit demi sedikit mulai berkurang meskipun tidak drastis banget. Saya sengaja tidak pasang target sebulan harus turun berapa atau setiap hari harus bakar berapa kalori karena saya ingin ini jadi kebiasaan yang bisa saya lakukan sampai nanti, bukan cuma ngejar kurus saja. Karena berat badan makin turun, saya jadi makin pede dalam berpenampilan, mulai mikir padu padan pakaian, meskipun tetap harus disesuaikan dengan keadaan dan keuangan (dan muka yang uda ga bisa diapa-apain). ๐Ÿ˜€

20161

pose hanya dramatisasi. jogging ga sebahagia itu.

Pengembangan Diri

Bicara soal pengembangan diri, sejak kuliah porsi pengembangan diri yang saya dalami kebanyakan berkutat soal softskill. Dengan mengikuti berbagai kegiatan dan organisasi. Di tahun ini, jumlah kegiatan yang saya terlibat secara kuantitas tidak terlalu banyak. Mungkin sedikit banyak karena faktor kerjaan juga. Meskipun begitu secara level keterlibatan, tahun 2016 saya berkesempatan untuk melatih keterampilan leadership dengan menjadi ketua dalam sebuah gerakan pendidikan anak di Surabaya. Jadi paling ga, sekarang ga cuma ikut-ikutan jadi peserta tapi ngerti ribetnya mimpin orang. Hasilnya? Menurut saya masih belum baik. Event memang berjalan baik, tapi sebagai seorang leader saya merasa gagal. Memang mimpin orang itu selalu ga semudah teorinya. Selebihnya saya lebih banyak bantu kepemanduan di kampus jika ada adik-adik yang membutuhkan (ciyee cowok panggilan). Harapan saya di tahun 2017 ini, saya bisa mencari tempat berkarya lain, cari teman baru, lingkungan baru, pengalaman baru. Selain softkill, akhir tahun 2016 saya mulai sering ikut acara-acara untuk meningkatkan hardskill (dan yang paling penting : belajar coding lagi). Karena gimanapun saya harus punya keahlian yang bisa saya jual ke orang lain. Tahun 2016 juga saya banyak beli buku (tapi tetap jarang baca โ€“โ€œ). Tapi kalau untuk soal menulis, Alhamdulillah, tahun ini mulai aktif lagi nulis dan ngeblog, walaupun kebanyakan masih soal review film dan hal remeh temeh lainnya. Tapi paling ga uda ga kagok lagi kalau disuruh nulis. Tahun 2017, saya berharap makin bisa ningkatin skill-skill lain. Paling tidak, bisa nyetir mobil, ikut satu sertifikasi, dan menguasai satu bahasa asing adalah target utama saya di tahun ini.

20163

lagi dimarahin bos galak

Pertemanan dan Pergaulan

Saat kuliah, saya termasuk orang yang supel, punya banyak teman, dan berorientasi pada hubungan kekerabatan. Rasanya seneng gitu kalau punya banyak teman dan kenalan. Saking getolnya cari kenalan dan teman baru, akhirnya saya malah ga punya teman yang benar-benar dekat yang bisa buat ngobrol dari hati ke hati. Punya sih yang bisa buat ngobrol, tapi sulit mencari yang bener-bener bisa buat terbuka apa adanya. Dan sejak kerja otomatis lingkaran pertemanan saya semakin kecil. Tahun 2016, tantangan nya lebih besar karena orang-orang terdekat dalam lingkaran pertemanan saya satu per satu mulai menikah dan punya kehidupan sendiri-sendiri. Yang dulunya ada teman buat diskusi, ngobrol, curhat, atau hangout sekarang hilang. Tidak mudah, tapi ya ga ada yang bisa disalahin. Usia bertambah, fokus dalam hidup juga berubah. Cepat atau lambat harus terbiasa. Karena pada akhirnya yang bisa nentuin kamu bahagia atau tidak adalah dirimu sendiri. Semoga tahun ini, saya bisa segera menyusul mereka.

20164

salah satu sahabat yang menikah tahun 2016

Pendidikan

Tentang pendidikan, sebenarnya sejak lama saya ada rencana untuk lanjut kuliah. Namun belum benar-benar diseriusin. Masih bimbang memilih jurusan kuliah yang sekiranya sesuai minat namun tetap bisa dipakai untuk cari nafkah. Masih bimbang milih di dalam atau di luar negeri. Soal satu ini, sepertinya akan lebih enak ngobrolnya kalau sudah nikah. Jadi jelas timeline ke depannya. Jelas juga gimana ini itunya dengan pasangan.

gambar hanya pemanis belaka

gambar hanya pemanis belaka

Karir

Dalam soal karir, tahun in bisa dibilang adalah tahun pendalaman dalam meningkatkan keahlian dalam pekerjaan untuk membangun nama. Makin banyak klien yang saya pegang, makin banyak training yang dibawakan, makin banyak pula jejaring yang dibangun di tahun ini. Meskipun ada beberapa yang sempat jadi masalah, Alhamdulillah, beberapa klien menyatakan sangat puas dan merekomendasikan saya pasca projek selesai. Bahkan, sampai ada yang jadi berhubungan baik walaupun di luar pekerjaan. Tahun ini pula, saya banyak mengambil job sampingan menjadi MC di sabtu minggu untuk nambah-nambah pengalaman dan penghasilan. Karena kerjaan juga saya bisa sekalian keliling-keliling daerah, baik di dalam pulau maupun luar. Dan pada awal tahun 2016, saya berkesempatan untuk pertama kali menginjakkan kaki di Bumi Matahari Terbit, Papua, dan berlibur di Raja Ampat. Sesuatu yang kayaknya ga bakal pernah bisa saya cicipi kalau ga karena kerjaan. Jadi, paling ga kalau saya mati saya uda pernah ngeliat sendiri betapa indahnya serpihan surga yang jatuh di dunia. Meskipun begitu, di tahun ini saya juga mulai cari-cari lagi kerjaan baru karena kontrak kerja di tempat sekarang habis per awal tahun 2017. Sejauh ini sudah beberapa seleksi lowongan kerja saya ikuti, namun belum membuahkan hasil. Semoga hal ini segera bisa teratasi, karena hal ini adalah kunci untuk target utama saya di 2017.

20162

keren kan

20165

Tulus ga cuma bisa nyanyi

Asmara

Dan untuk bagian terakhir, masuklah kita pada topik utama saya sepanjang tahun ini. Seperti yang saya jelaskan di awal, tahun 2016 adalah tahun saya berjuang merealisasikan satu hal, yang pada akhirnya belum bisa terealisasi. Apa itu? Ya benar, menikah. Sejak tahun 2015, saya sudah punya target untuk segera melangsungkan pernikahan. Namun selalu terkendala berbagai hal. Dan untuk tahun ini, kendalanya adalah soal pekerjaan. Orangtua meminta saya memiliki pekerjaan tetap terlebih dahulu baru boleh bicara soal pernikahan. Jadi untuk tahun 2017, ini adalah ultimate goal saya yang harapannya bisa terealisasi di tahun ini. Karena menurut saya jika sudah menikah, merencanakan hal-hal lain akan lebih mudah dan jelas. Tidak abstrak dan ga pasti kayak sekarang. Maka dari itu, doakan saya ya teman-teman (ala penantang Benteng Takeshi).

kapan ya?

kapan ya?

Huft banyak juga ya yang sudah terlewati tahun lalu. Niatnya bikin tulisan pendek malah jadi esai panjang. Jadi inilah 2016 dalam rangkuman saya. Semoga di tahun ini, kita makin pandai berencana, makin pandai mengeksekusi, makin banyak rencana yang terealisasi, dan makin banyak hal baik yang terjadi. Selamat datang 2017, mari kita berjuang bersama.

Advertisements

3 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s