Month: December 2016

Aleppo, Preferensi, dan Mata Hati.

Saya percaya setiap orang punya preferensi atau kecenderungan dalam mengambil suatu tindakan. Preferensi timbul karena kesamaan dari hal-hal yang diyakini atau disenangi dari masing-masing orang. Contoh yang paling sederhana saja, misal dalam sebuah pekan pertandingan, Liverpool dan Chelsea sama-sama menang, namun berhubung saya seorang Kopites ya saya akan lebih cenderung membagikan berita tentang kemenangan Liverpool, daripada kemenangan Chelsea.

Dalam tingkatan yang lebih tinggi, preferensi ini bisa tidak lagi bersumber dari kesenangan atau kesamaan pribadi saja, namun bisa bersumber dari keyakinan. Mana yang diyakini lebih benar. Dan ini sudah masuk ke ranah pribadi, tidak bisa dipaksakan, Mau seribu orang bilang keyakinan saya salah, tapi kalau saya menganggap bahwa itu yang paling benar ya saya akan tetap berpegang pada keyakinan saya. Sekali lagi, tidak bisa dipaksakan.

Sama halnya dengan topik dan berita yang saat ini sedang begitu hangat dan gencar diberitakan. Masalah agresi dan penyerangan yang dilakukan di penduduk kota Aleppo, Syria. Kita bisa melihat sendiri video-video yang berseliwean di dunia maya, memperlihatkan betapa ngerinya suasana kota yang luluh lantak dihujam bom dan ledakan. Kita menyaksikan orang-orang tua, wanita, dan anak kecil diberondong tembakan. (more…)

Sepucuk Surat untuk Sang Pengantin Baru

Selamat malam, sob. Atau mungkin sekarang lebih pas ku panggil Bu. Hehe.

Sebelumnya mohon maaf, aku ndak bisa hadir di pesta pernikahanmu hari ini. Ijinkanlah tulisan ini menggantikan kehadiranku tadi. Tapi yang pasti, dimanapun aku, dimanapun kami teman-temanmu, yakinlah doa terbaik selalu terucap untukmu dan keluarga.

Melihat foto-foto yang dibagikan teman-teman, aku bisa merasakan betapa besarnya kebahagiaan yang pasti kalian berdua rasakan. Bahkan tidak sedikit, teman-teman, adik-adik yang dari jauh sengaja menyempatkan diri hadir di hari bahagiamu ini. Menunjukkan betapa kehadiranmu sudah begitu melekat dan berarti di hati mereka masing-masing. Di tulisan yang singkat ini, mungkin hanya doa yang bisa aku berikan. Doa kepada Sang Pencipta agar dirimu, suami, dan keluarga kecil kalian nanti selalu diberikan kekuatan, bimbingan, keberkahan, dan kebahagiaan dalam rangka menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. (more…)

NON SPOILER REVIEW : ROGUE ONE : A STAR WARS STORY, SAJIAN LENGKAP PENIKMAT STAR WARS

Saga Star Wars selalu mampu menghadirkan kisah perang antar galaksi yang menarik untuk diikuti. Sejak pertama kali dibuat tahun 1977, Star Wars sudah memiliki 7 episode dan akan terus dibuat hingga tahun 2019 mendatang. Kisah Star Wars secara umum menceritakan pertarungan sisi baik melawan sisi jahat dengan trah Skywalker sebagai tokoh utamanya, nah bagaimana jika film kali ini sama sekali tak menampilkan Jedi, Skywalker, Lightsaber sebagai atribut utama ceritanya?

Rogue One bercerita tentang sekumpulan pasukan pemberontak yang memiliki misi yang hampir mustahil (bahkan kalau tak bisa dibilang misi bunuh diri) yaitu mencuri skema desain senjata perang paling besar dan berbahaya yang dimiliki Galactic Empire, Death Star. Pasukan ini dipimpin oleh Cassian Andor, seorang intelijen pemberontak, bersama dengan Jyn Erso, tokoh utama film ini, anak dari Galen Erso perancang desain Death Star. Ditemani bersama sekumpulan pemberontak antic mereka berjuang merebut desain tersebut agar Death Star dapat dihancurkan. Berhasilkah mereka? (more…)