Month: March 2016

Review Batman v Superman : Dawn of Justice, Megah namun Seharusnya Bisa Lebih Baik

Akhirnya film yang ditunggu-tunggu para pecinta komik datang juga. Pertarungan gladiator terbesar sepanjang sejarah umat manusia. Anak dari Krypton melawan Sang Kelelawar Gotham. Film ini awalnya direncanakan rilis di tahun 2015 lalu, namun karena berbagai pertimbangan akhirnya dimundurkan di bulan Maret 2016. Film ini adalah sekuel langsung dari installment sebelumnya, Man of Steel (2013) dan menjadi pembuka untuk semesta DC (DC Extended Universe) di layar lebar, sekaligus menjadi pondasi pengenalan dan cikal bakal para superhero DC sebelum mereka bergabung di Justice League (2017).

Sesuai dengan perannya, film ini melanjutkan langsung kisah dari film sebelumnya, Man of Steel. Pasca pertarungan dahsyat Superman dan General Zod yang menyebabkan kehancuran luar biasa di Metropolis, seluruh dunia akhirnya mengetahui keberadaan Superman di tengah-tengah mereka. Keberadaan Superman (Henry Cavill) menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat bumi. Ada yang menganggap sosoknya sebagai sosok pahlawan dan penyelamat, namun tidak sedikit pula yang ketakutan akan potensi kekuatan Sang Manusia Baja. Salah satu sosok yang takut akan keberadaan Superman tidak lain adalah Sang Ksatria Malam, Batman (Ben Affleck). Ia menganggap kehadiran Superman memiliki potensi bahaya yang besar. Kekuatannya yang luar biasa membuatnya bisa saja memusnahkan eksistensi umat manusia di bumi kalau ia mau. Setelah sebuah insiden yang disinyalir disebabkan oleh Superman, Batman pun bertekad untuk mengalahkan Superman. Namun di tengah-tengah konflik ada juga sosok Lex Luthor (Jesse Eisenberg), seorang pengusahan muda asal Metropolis yang tak senang akan kemunculan Superman dan memiliki rencana jahat tersendiri.
(more…)