Month: June 2015

Agar Tidak Sekadar Berstandar

Era digital telah membawa banyak sekali perubahan dalam berbagai lini kehidupan. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi berdampak pada kemudahan dalam hal akses informasi sebebas-bebasnya. Hal ini secara tidak langsung membuat masyarakat sebagai konsumen semakin cerdas dalam menyikapi dan memilih produk yang baik untuk mereka. Mereka kini semakin sadar akan pentingnya mendapat produk yang berkualitas dan secara langsung maupun tidak langsung menuntut organisasi  untuk selalu bisa menghasilkan produk yang berkualitas untuk memenuhi kenginan pelanggan.

Salah satu aspek yang menjadi dasar dan kriteria pelanggan dalam menentukan kualitas suatu produk adalah adanya standar yang diacu dalam proses pembuatan produk hingga sampai ke tanggan pelanggan. Oleh karena itu, dewasa ini organisasi dari segala jenis bidang industri, mulai dari manufaktur, perbankan, healthcare, bahkan hingga public service pun berlomba-lomba untuk menerapkan standar, khususnya standar dengan skala internasional. Salah satu standar yang paling banyak digunakan organisasi adalah ISO. ISO sendiri banyak digunakan oleh organisasi karena relatif mudah untuk diaplikasikan dan memiliki berbagai jenis bidang standar diantaranya adalah ISO 9001 untuk sistem manajemen mutu, ISO 14001 untuk sistem manajemen lingkungan, dan ISO 22000 untuk sistem manajemen keamanan pangan. (more…)

Kalau kemarin pengen banget ke Bali, sekarang mungkin malah ngerasa “kenapa harus ke Bali sih?”

Rasanya memang benar, hati manusia sangatlah rapuh, mudah diombang ambingkan keadaan. Namun rasanya benar kata orang, kesedihan dan kekecawaan itu terjadi karena satu hal, kita terlalu berharap.

Karena sejak awal hanya kepada Sang Maha Pemberi Harapan lah kita berhak berharap. – at Juanda International Airport (SUB)

View on Path

Selamat datang, Ramadhan!

Saya selalu merasa senang setiap Ramadhan datang,

Selain tentunya karena kemuliaan dan keutamannya, saya selalu merindukan suasana malam-malam Ramadhan. Berbeda dengan malam-malam di bulan biasa, di bulan Ramadhan malam-malam menjadi lebih hidup. Kalau biasanya di atas jam 9 jalanan sudah mulai lengang, suasana mulai sepi, di bulan Ramadhan kita dapat mendengar suara orang mengaji di mesjid, anak-anak kecil bermainan selepas tarawih, sampai suara petasan yang cukup mengganggu telinga. Ada suasana berbeda dan khas, yang hanya bisa ditemui dan dirasakan di bulan Ramadhan.

Entah kenapa saya merasa damai, nyaman, dan tentram setiap melewatkan malam sambil mendengar lantunan ayat suci Al-Quran dibacakan dari corong-corong mesjid. Rasanya damai sekali, saat penduduk segenap alam mulai kembali ke peraduan setelah lelah mencari rizki sepanjang jalan, kita seakan dijaga oleh firman-firmanNya, menggema ke seluruh penjuru dunia. (more…)